Updates from Alva RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Alva 4:36 pm on February 23, 2012 Permalink | Reply  

    Cara Mudah Belajar Mengetahui Potensi EMAS serta Eksplorasinya 

    Anda pasti Bisa!

    EMAS merupakan logam mulia yang populer ditambang sejak ribuan tahun yang lalu. Hal tersebut dikarenakan EMAS merupakan logam yang mudah ditambang, mudah diolah, dan menghasilkan keuntungan besar. Mencari EMAS merupakan hal yang tidak sulit, tidak diperlukan keahlian yang khusus untuk mencari EMAS, yang anda perlukan adalah keinginan anda untuk meluangkan waktu membaca tulisan ini SEBENTAR SAJA!!

     

    Langkah-Langkah yang harus anda lakukan adalah:

    1. Mengenali apakah terdapat daerah anda memiliki potensi mengandung emas atau tidak.

    Catatan:

    Cara untuk mengetahui bagaimana daerah anda mengandung emas atau tidak silahkan download Artikel “Belajar Mencari Tahu Potensi EMAS dalam Waktu Singkat! Anda akan menjadi ahlinya!

    2. Lakukan survei lapangan, ambil contoh batu dan lakukan pengujian dengan HCl dan Merkuri.

    Catatan:

    Cara untuk mengetahui bagaimana cara survei lapangan dan pengujian contoh batu, silahkan download Artikel “Cara Mudah Belajar Mencari EMAS dalam Hitungan Menit! Mereka Bisa! Saya Bisa! Anda pun Bisa!

    3. Jika positif mengandung emas lakukan perhitungan keuntungan emas jika akan dilakukan penambangan.

    Catatan:

    Cara untuk mengetahui bagaimana cara menghitung keuntungan emas, silahkan download Artikel Belajar MenghitungKeuntungan Penambangan EMAS, Cara Cepat, Mudah, Murah, Pasti Bisa!

     
    • Wijaya 3:09 am on March 2, 2012 Permalink | Reply

      Tlg minna info nya

  • Alva 11:20 am on December 19, 2011 Permalink | Reply  

    Pemahaman Mendasar Tentang Pengolahan Emas Menggunakan Sianida (Proses Mc. Arthur) 

    Teknik pengolahan emas yg banyak dilakukan pengolah2 saat ini masih sangat dasar sekali. Kita dalam pengolahan harus memahami sekali karakter emas dan mineral lainnya karena ini akan mempengaruhi persentase proses. Memang banyak dibuku2 menjelaskan proses pengolahan sistem sianida bisa hingga diatas 90% tapi itu semua dengan kondisi ideal dan kondisi ideal ini menuntut peralatan yg memadai dan ini mutlak. Sedangkan hasil penelitian saya apa yg telah dilakukan saat ini masih jauh dari standar dan persentasinya masih dibawah 30%. Ini beberapa hal yg harus diperhatikan dalam pengolahan :
    1. Ukuran material
    Standar pengolahan adalah minimal mesh 100 dan lebih baik main di mesh200.
    2. Proses Pelarutan
    Disini kawan2 harus memahami proses ini yg paling sulit karena disini emas mengalami banyak pengganggu dalam pelarutannya dan yg terutama kendala thd sulfur yg akan memberikan efek sangat besar kalau anda tidak memahaminya. Sedangkan kandungan mineral lainnya akan mempengaruhi dalam konsumsi sianida dan oksigen dan juga akan mempengaruhi dalam proses penyerapan nantinya. Sebenarnya penggunaan sianida tergantung seberapa banyak kandungan mineral yg ada. DIsini ada dua konsep yaitu konsumsi dan konsentrasi. Konsumsi akan ditentukan dari hasil konsentrasi hanya saja untuk acuan awal kita akan menggunakan konsumsi yg sdh kita tentukan sedangkan sisanya akan terbaca dengan pengukuruan konsentrasi apakah low atau high dan ini juga memiliki berbagai efek.
    3. Proses Penyerapan.
    Proses ini sebenarnya tidak segampang yg kita lihat. Hanya masukkan karbon terus selesai. Penggunaan korbon sebenarnya memiliki standar dalam perliternya. Kondisi sekarang ini penggunaan korbon pada pengolahan konvensional masih jauh dari standar. Pada dasarnya teknik pengolahan emas dgn menggunakan karbon adalah tidak dengan membakar karbon pada sekali pemakaian. Karbon sendiri didesign penggunaannya hingga beberapa kali. Hanya saja karena saat ini infrastruktur seperti yg seharusnya tinggi sehingga yg paling simple dan cepat adalah dengan membakarnya langsung. Tapi ingat ini akan mengakibatkan biaya yg tinggi dan resiko yg tinggi karena jumlah penggunaannya yg tidak sesuai dgn standar. Disinilah kita harus bisa mempertimbangkan apa yg sebaiknya dilakukan dgn berbagai pertimbangan.
    Dengan perkembangan teknologi penggunaan karbon sdh mulai terganti oleh resin atau direct elektrowining ( ini akan kita bahas nantinya )
    4. Proses Peleburan
    Jangan menganggap enteng soal peleburan karena ini jg akan mempengaruhi persentase perolehan

    Sumber (Penulis): Albert Nathan

     
    • malik 8:27 am on February 2, 2012 Permalink | Reply

      Mau nanya apakah dalam kandungan nikel tercampur dengan emas ngga, saya butuh pencerahan lokasi maluku, soalnya dari bentuk pasirnya sudah hitam mengkilat keputuhan dan ada juga lempengan kecil kecil batu yang sangat putih mhn pencerahan ? Malik

      • Alva 4:41 pm on February 23, 2012 Permalink | Reply

        Genesis logam Ni (Nikel) dan Au (emas) kecil kemungkinan berasosiasi sehingga kemungkinan kecil Nikel mengandung emas..

    • heru 5:01 am on February 6, 2012 Permalink | Reply

      Assalamualaikum…… Mas Alva maaf sya mohon penjelasannya apkh di Pulau Buru (Maluku) terdapat mineral Emasnya? krna sya dpt conto sampel dri sana n terlihat ada semacam serpihan Emasnya?
      mohon penjelasannya n terimakasih

      • Alva 4:40 pm on February 23, 2012 Permalink | Reply

        Wa’alaikumsalam…
        Jika ada bekas system hydrothermal purba berpotensi mengandung emas pak..hanya saja perlu survei lebih lanjut..emas tidak bisa dilihat dengan mata karena banyak mineral yang mirip emas contohnya pyrite dan markasite..

    • taufik 5:01 am on March 12, 2012 Permalink | Reply

      Asslmlkm, … Pa Alva saya mau tanya apa pyrite selalu atau mengandung emas? apabila saya mengolah pyrite dan saya ambil emasnya akan efisien secara bisni? dan bagaiman cara pengolahan tersebut? terimakasih Pa Alva.

    • amal 5:01 am on March 18, 2012 Permalink | Reply

      asswwk.. bang saya mau tanya brapa banya asamnitrat 0.05% yangdi tambah kan pada proses perendaman? makasi

  • Alva 11:16 am on December 19, 2011 Permalink | Reply  

    Tips Sederhana untuk Pengujian Kandungan Emas pada Contoh Batuan 

    1.Hancurkan batuan sampai halus semampu yang anda bisa
    2. Cara paling sederhana adalah dengan dilimbang/didulang, jika katakanlah memakai piring, jika diawal batuan memenuhi 3/4 piring kemudian setelah dilimbang/dulang tersisa sedikit serbuk batu yang mayoritas pasir hitam (artinya anda sudah mendulang dengan baik) maka emas dapat terlihat disudut kiri/kanan atas tergantung cara anda mendulang.
    3. Cara kimia yang tercepat (bisa dalam 3jam langsung mendapatkan emas berbentuk serbuk coklat , untuk yang sudah pengalaman seperti serbuk emas hasil cukiman) menggunakan aqua regia campuran HCl 3 : HNO3. Penjelasan prosesnya agak panjang, lain waktu akan saya jelaskan.
    4. Cara sederhana lain untuk batuan yang mengandung pyrite atau anda ingin tahu pyrite atau emas adalah dengan melarutkan batuan yang sudah dihaluskan di asam nitrat (HNO3), semua logam dasar akan larut sedangkan emas tidak, emas dari batuan pyrite biasanya berbentuk mickroskopik (sangat kecil). Cara ini bukan saja untuk batuan pyrite, prinsip dasarnya emas tidak larut di HNO3, HCl, H2SO4, emas dapat larut di Aqua regia, Cyanida, Thiourea, HCl + NaCl.

    Sumber (Penulis): Budiarto

     
    • albert 3:37 pm on December 20, 2011 Permalink | Reply

      Untuk cara ke 3 perlu saya ingatkan bahwa itu tidak semudah yg kita baca. Aqua Regia digunakan sebenarnya hanya untuk pemurnian. Ini akan terbukti setelah melakukannya. Penggunaan Aqua Regia itu ada perhitungannya bukan sembarang penggunaannya. Jadi disini saya menyarankan sangat hati2 dalam proses menggunakan Aqua Regia

      • ai 6:00 am on April 21, 2012 Permalink | Reply

        pak alva boleh tanya tentang gmn cara perhitungan penggunaan aqua regianya ndak????

    • Alva 3:45 pm on December 26, 2011 Permalink | Reply

      Thanks buat tambahan infonya Pak Albert..

  • Alva 10:45 am on December 19, 2011 Permalink | Reply  

    Laporan Penyelidikan Sementara Potensi Emas di Geger Bitung 

    Hegarmanah adalah suatu desa di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat yang memiliki potensi emas. Kegiatan penambangan emas di daerah Hegarmanah dan sekitarnya tidak dapat langsung dilakukan karena cadangan emas yang tersedia belum terukur sehingga keuntungan total yang mungkin diperoleh belum dapat diperkirakan. Penyelidikan kandungan emas yang ada di Hegarmanah dapat dilakukan sebagai langkah awal untuk memperoleh gambaran umum terhadap prospek penambangan emas yang akan dilakukan.

    Download Laporan Penyelidikan Sementara Potensi Emas di Hegarmanah

     
  • Alva 2:56 pm on December 18, 2011 Permalink | Reply  

    Jasa Studi, Prospeksi, Eksplorasi, dan Eksploitasi Emas 

    Bagi anda yang ingin menggunakan jasa prospeksi, eksplorasi, dan eksploitasi emas silahkan berikan komentar dalam artikel ini atau menghubungi email alva_the_a@yahoo.co.id. Harga terjangkau, bisa ditawar, dan tersertifikasi.

     
    • Budi Rahardja 2:59 pm on December 18, 2011 Permalink | Reply

      Pak saya mohon bantuan untuk menghitung volume emas yang terkandung di daerah saya bisa?

      • Alva 4:42 pm on February 23, 2012 Permalink | Reply

        Bisa pak contact saya saja di 082135764488..

    • heru 4:47 am on February 6, 2012 Permalink | Reply

      Assalamualaikum… Mas Alva sya mau tanya klu di daerah Pulau Buru (Maluku) itu terdapat emasnya gak? kmrn sya lihat conto sampel dri Pulau Buru n kelihatan seperti ada serpihan Emas…
      Terimakasih

    • Salim 8:31 am on February 25, 2012 Permalink | Reply

      Maaf,saya ada lokasi tambang emas di sulawesi dan sdh ada ijin explorasi nya,apa bisa di bantu utk mengadakan explorasi,study kelayakan tambang,perencanaan tambang,study dan analysis kinerja peralatan dan sistim penambangan,penelitian gas berbahaya dlm tambang,ventilasi tambang.pemboran dan air tnh(produksi),Menegement operasional tambang,reklamasi tambang n tlng klu tdk keberatan bisa kontak saya di 087858888243,085706994008 ,terimakasih

  • Alva 2:23 pm on December 18, 2011 Permalink | Reply  

    This is special site which we can discuss about anything related to gold prospecting, gold exploration, and gold exploitation. I appreciate with anyone that use international language (English) but it’s no problem to use Indonesian Language. You can join in general discussion by submit in comment box below, also in private discussion by send email in alva_the_a@yahoo.co.id

    Note:
    I hope all readers could take a wise action after reading any information in this site. Any problem or trouble because of wrong decision taking after reading information in this site is not author responsibility.

    Ini adalah situs khusus dimana kita bisa mendiskusikan tentang prospeksi emas, eksplorasi, dan eksploitasi emas. Saya sangat menghargai setiap orang yang menggunakan bahasa internasional yaitu Bahasa Inggris tetapi tidak masalah jika tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Anda dapat bergabung dengan diskusi umum dengan menulis komen dibawah, juga untuk diskusi secara pribadi dengan mengirim email ke alva_the_a@yahoo.co.id

    Catatan:
    Saya harap pembaca dapat mengambil hikmah setelah membaca segala informasi di situs ini. Segala permasalahan yang dikarenakan tindakan yang salah setelah membaca informasi di situs ini adalah bukan tanggung jawab penulis.

     
    • Putu 10:58 am on December 19, 2011 Permalink | Reply

      Dear admin (mas AAn).
      Nice blog. :)

      Kebetulan di atas ada bicara tentang emas. Yang saya tanyakan tentang emas adalah bagaimana hubungan antara endapan emas dengan zona alterasi dan kecenderungan terdapatnya emas pada zona alterasi apa?

      Secara data geofisika, bagaimana respons data IP dan Magnetik ?

      terima kasih, ini email saya mas ary_superman@yahoo.com
      cherss

    • Alva 10:59 am on December 19, 2011 Permalink | Reply

      Dear Mas Ary,

      Kecenderungan terdapatnya emas terdapat pada zona epithermal atau disebut zona alterasi hidrothermal. Zona alterasi hidrotermal merupakan suatu zona dimana air yang berasal dari magma atau disebut air magmatik bergerak naik kepermukaan bumi. Celah dari hasil aktivitas Gunungapi menyebabkan air magmatik yang bertekanan tinggi naik ke permukaan bumi. Saat air magmatik yang yang berwujud uap mencapai permukaan bumi terjadi kontak dengan air meteorik yang menyebabkan larutan ion tio kompleks, ion sulfida, dan ion klorida yang membawa emas terendapkan. Air meteorik biasanya menempati zona-zona retakan-retakan batuan beku yang mengalami proses alterasi akibat pemanasan oleh air magmatik. Seiring dengan makin bertambahnya endapan dalam retakan-retakan tersebut, semakin lama retakan-retakan tersebut tertutup oleh akumulasi endapan dari logam-logam yang mengandung ion-ion kompleks yang mengandung emas. Zona alterasi yang potensial mengandung emas dapat diidentifikasi dengan melihat lapisan pirit atau tembaga pada suatu reservoar yang tersusun atas batuan intrusif misalnya granit atau diorit.

      Respon emas terhadap IP atau magnetik (magnetotelurik) sangat beragam dan cukup sulit diidentifikasi dimana tidak setiap vein atau retakan bekas hidrotermal mengandung emas. Berdasarkan hasil IP atau magnetotelurik suatu vein dapat diidentifikasi mengandung emas dengan melihat pada nilai true_R atau tahanan sebenarnya yang sangat kecil namun perlu diperhatikan bahwa tidak setiap nilai resistivity yang rendah dari suatu vein dipengaruhi oleh emas karena selain emas juga ikut terendapkan mineral pirit dan tembaga yang juga memiliki nilai tahanan jenis yang rendah.

      Korelasi data IP dan magnetotelurik dengan data geokimia suatu zona alterasi sangat penting dimana melalui data geokimia kita dapat menentukan mineral apakah yang dominan mengontrol rendahnya nilai resistivitas apakah emas, tembaga, atau pirit. Sehingga kita dapat mengetahui mineral apa yang dominan terendapkan pada suatu vein.

      Regards,

      Alva Kurniawan

    • Putu 11:00 am on December 19, 2011 Permalink | Reply

      Dear mas alva,

      Paragraf pertama saya ijin sedot and nyimak dulu yah :) .
      Untuk paragraf 2 dan 3 mungkin saya tak jelasi sedikit yang metodologinya. Nah, untuk eksplorasi emas yang saya gunakan sebagai tugas akhir menggunakan IP frekuensi domain dan Metode GEomagnetik.

      Metode IP frek. domain diinterpretasi dengan membandingkan antara datan resistivity true dengan PFE (Percent Frequency Effect) sedangkan data magnetik disini berperan sebagai penunjuk apakah adanya zona alterasi (ubahan) dan struktur dengan hanya mengoloah hingga pembuatan profil Jarak Vs Gamma.

      Jadi, tugas akhir saya bertujuan memprediksi penyebaran badan bijih (zona mineralisasi) menggunakan metode IP frek domain mas. Dan hasil yang sementara saya dapatkan, kecenderungan resistivitas rendah berasosiasi dengan nilai PFE tinggi > 5% yang saya interpretasikan sebagai zona alterasi argilik.

      Mas, kalo dalam res2dinv ketika kita membuat interval kontur dengan ekstensi *.val apakah nilai itu sudah disamakan maksudnya nilai maks dan min nya tidak terlampau jauh ketika nanti saya eksport data untuk membuat pemodelan 3D pake RW.

      Cuz, saya ada masalah sedikit ketika memuat model 3D di RW, dan ada data 1 lintasan yang mempunyai nilai maks dan min yang cukup jauh, seperti yang pernah mas kasi tau. Ketika ingin menghilangkan resistivtas yang rendah malah data yang diinterpretasikan sebagai batuan candi pada ilang semua. Nah, gimana caranya agar data yang terlampau jauh tadi itu mngikuti alur data di lintasan yang lain?
      apakah datanya kita edit “manipulasi” data :)
      ehehe….

      cheerss…

    • Alva 11:01 am on December 19, 2011 Permalink | Reply

      Mas Putu,

      Ya benar sekali..metode yang benar2 menarik..namun akan lebih baik lagi jika hasil dari IP di korelasikan dengan borehole data yang ada. Korelasi sangat penting karena proses geolositrik sebenarnya adalah proses perabaan sehingga menghasilkan data tentatif atau outputnya berupa perkiraan saja. Korelasi dengan data bor yang ada dilakukan untuk meminimalisir error yang dihasilkan dari perabaan yang anda lakukan.

      Analisis yang anda lakukan bagus sekali yang memang saya lihat terdapat endapan lempung dengan PFE yang tinggi namun saya juga melihat adanya material dengan resistivitas sangat besar yang juga memiliki PFE yang rendah. Hati-hati dengan adanya water table yang akan menurunkan nilai resistivitas apalagi IP yang anda lakukan menyebrang sungai. Setahu saya seharusnya zona alterasi argilic memiliki nilai resistivitas yang sangat rendah yang diakibatkan adanya ion-ion yang terikat dalam zona alterasi argilic. Berdasarkan Loke (2004), nilai resistivitas dari clay yang pada konteks ini adalah alterasi argilik (illite dan kaolinit) seharusnya memiliki true resistivity yang berkisar antara 1-10 Ohm.m.

      Masalah data tersebut tergantung dari skala yang akan anda pakai untuk menampilkan pseudosection serta tujuan anda melakukan IP. Jika anda melakukan IP untuk skala kecil, masalah penghilangan data dari suatu quadripole yang mengganggu tidak akan menyebabkan perubahan yang berarti bagi sekuen data quadripole anda. Justru terkadang data-data yang mengganggu nuntuk skala kecil dianggap sebagai noise yang harus dihilangkan. Saya yakin tujuan anda adalah IP untuk identifikasi potensi emas bukan untuk cari batu candi kan??:) jadi jika data adanya batu candi mengganggu pseudosection anda lebih baik hilangkan saja. :)

      Dalam Res2DInv masalah perbedaan data maks dan min dapat tercermin dalam RMS Error yang ada untuk skala pseudosection yang makin besar misalnya ERT dengan AB=40 m maka RMS error haruslah kurang dari 5% namun untuk skala kecil seperti yang anda lakukan RMS error 10% masih dapat ditolerir.

      Harap anda perhatikan bahwa data survey 2D tidak bisa dimasukan dalam 3D analysist RW. Survey yang anda lakukan merupakan survey IP 2D dimana hanya terdapat data AB sebagai sumbu X dan AB/2 sebagai sumbu y nya.Jika anda ingin input data IP dalam rockworks lakukan survey 3D (metode survey dapat dibaca di Electrical Imaging Survey for Environmental and Engineering Studies (Loke, 2004).

      Cheers :)

    • bening 6:53 pm on March 1, 2012 Permalink | Reply

      asalammualaikum pak Alva saya dari daerah Aceh, maaf pak saya tidak begitu tau tentang emas tapi saya ingin mengetahuinya sama pak Alva yang lebih berpengalaman
      Pak Alva sekarang ini saya mendengar kabar yang bahwa di daerah saya ada warga yang menambang emas secara pribadi tapi masih banyak yang mengeluh tentang penghasilan mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan, alat yang mereka gunakan untuk melebur kan batu adalah Glondong.
      nah yang ingin saya tanyakan :

      1. apakah dengan glondong yang mereka kerjakan itu sudah maksimalkah hasilnya ?

      2. apakah hasil olahan glondong mereka / limbah masih bisa kita gunakan ?

      karena saya ragu dengan apa yang mereka kerjakan selama ini tidak maksimal hasilnya dan disamping itu meskipun emas sudah disaring / diambil apakah limbah itu masih mengandung bahan-2 yang lain seperti yang Pak Alva sebut kan di atas ( Perak,Tembaga,Timah,Biji Besi )
      mohon pak arahan nya saya hanya ingin menambah ilmu pak
      apakah masih bisa kita olah limbah-2 itu pak, kalau seandainya bisa bagai mana cara-2 nya pak…..

      Terima kasih sebelumnya pak Alva saya sangat berharap ada penjelasan tentang pertanyaan saya
      sekali lagi Terima kasih.

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.